Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Aliyansi Melestarikan Budaya dan Adat Mekongga

Written By bopuluh on Senin, 04 Maret 2013 | 01.17

KOLAKA, KOMPAS.com - Aliyansi adalah satu-satunya warga Kolaka, Sulawesi Tenggara yang melestarikan budaya adat Mekongga dalam bentuk tenunan. Hal ini pun membuat dirinya meraup keuntungan yang luar biasa, di mana dalam sebulan Aliyansi bisa meraup keuntungan hingga Rp 30 juta.

Usaha yang dirintisnya selama tiga tahun terakhir ini telah mebuat namanya dikenal di mana-mana sebagai perajin alat-alat tradisional adat Mekongga yang merupakan suku asli Kolaka.

Ketika merintis bisnis tersebut, Aliyansi mengakui awalnya kurang digemari oleh masyarakat Kolaka sehingga tenunan adat Mekongga yang dia hasilkan tidak laku di pasaran. Namun secara perlahan masyarakat Kolaka pun mulai melirik karya-karya yang dibuat Aliyansi seperti baju adat Mekongga yang kini diwajibkan dipakai seluruh PNS pada hari tertentu serta masih banyak lagi produk yang bermotif adat Mekongga.

Bermodalkan alat tenunan yang dipinjamkan oleh sang mertua, Aliyansi lebih giat lagi dan terus mencoba menggali dan melestarikan nilai-nilai kultur yang ada di bumi Kolaka. Ketertarikan warga Kolaka akan karya-karya Aliansi lambat laun semakin meningkat.

"Motif yang saya kembangkan awalnya saya diskusikan dulu sama ketua adat Mekongga karena ini menyangkut masalah budaya dan sakral sekali. Nanti kan lewat karya tenunan itu ada cerita dan satu nama yang akan dipakai. Sangat jelas kalau cerita yang dibangun itu adalah bagian dari sejarah Mekongga sehingga memang butuh proses sebelum dibuat. Lewat hasil tenunan itulah orang nantinya akan mengetahui seperti apa budaya suku Mekongga itu," katanya di Kolaka, Senin (4/3/2013).

Aliyansi memaparkan, hingga saat ini sudah ada 10 motif yang dibuatnya. Motif yang berhasil dibuat dan telah disetujui oleh dewan adat Mekongga diantaranya motif Mekongga, Taluala, Sorume, Wasabanggali, Kinea, Tabere dan Torouwe.

Sepuluh motif ini adalah buah karyanya sejak tahun 2010 ketika memulai usaha tenunan tradisional tersebut. Kini satu lagi nama yang akan dia kembangkan yaitu Kinawo. Kinawo adalah pakaian tradisional zaman dahulu yang digunakan manusia sebagai penutup badan.

"Proses pembuatannya terlebih dahulu direndam kemudian dipukul-pukul agar bisa melebar. Setelah itu disambung dengan cara dihubungkan lalu ditumbuk supaya menyatu. Proses pembuatnnya sangat alami dan bahan yang dihasilkan pun sangat halus. Nantinya bisa digunakan sebagai souvenir, baju, tutup kepala dan tas," tambahnya.

Warga Kolaka saat ini memberikan respons positif atas karya Aliyansi. Menurut mereka inilah salah satu bentuk nyata untuk melestarikan budaya Mekongga.

Suharni, warga Kolaka, menuturkan kini dia tidak gengsi lagi memakai baju tenunan adat Mekongga. "Dulu kan orang masih malu-malu kalau pakai baju motif adat. Sekarang sangat luar biasa sampai anak-anak muda pun ikut memesan. Pokoknya inilah bagian dari melestarikan budaya kami saat ini," tutupnya.


01.17 | 0 komentar | Read More

Sasar Mahasiswa, Bank Danamon Roadshow ke Kampus

Sasar Mahasiswa, Bank Danamon Roadshow ke Kampus

Senin, 4 Maret 2013 | 16:04 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Mahasiswa dianggap pasar yang empuk untuk peningkatan jumlah tabungan perbankan. Sejumlah bank di Indonesia pun ramai-ramai menyasar mahasiswa sebagai target pangsa pasar potensial. Tidak terkecuali PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).

Bank yang didirikan tahun 1956 ini akan menggeber jumlah tabungan perbankan dengan melakukan kampanye 'Danamon Lebih Goes to Campus'.

Acara yang dilangsungkan selama 20 hari ini bertujuan menyasar mahasiswa 10 universitas di Jabodetabek, seperti Universitas Indonesia, Universitas Pelita Harapan, Universitas Trisakti, dan lain-lain.

Danamon mengklaim, produk Danamon Lebih adalah pilihan ideal bagi mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh manfaat menabung di bank.

"Tabungan Danamon juga lebih memberikan manfaat senilai kurang lebih Rp 1 juta per tahun. Sehingga tidak ada lagi hambatan bagi mahasiswa untuk membuka tabungan," ucap Head of Marketing Retail Banking Danamon Djoemingin Budiono, Senin, (4/3/2013).

Melalui kampanye ini, Djoemingin berharap mahasiswa mendapatkan informasi lengkap mengenai produk tabungan perbankan. Kemudian, dapat menggunakan informasi tersebut untuk membuat keputusan dalam membuka tabungan.

Pada akhir 2012, Dana Pihak Ketiga (DPK) Danamon berada di angka Rp 91,7 triliun, hanya tumbuh 3 persen dari Rp 89 triliun di tahun sebelumnya.

"Kami harap Danamon Lebih Goes to Campus ini dapat meningkatkan pendanaan Danamon," sebut Direktur Consumer Banking Danamon Michellina Triwardhany. (Annisa Aninditya Wibawa/Kontan)

Sumber :

KONTAN

Editor :

Erlangga Djumena


01.17 | 0 komentar | Read More

Simpanse Betina Juga "Nyolot" seperti Perempuan

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Untuk perempuan, jangan tersinggung dengan perbandingan ini. Riset terbaru menunjukkan, simpanse betina dan perempuan sama-sama cenderung "nyolot" jika berinteraksi dengan sesama jenisnya.

Nicole Scott, peneliti dari University of Minnesota di Minneapolis, Amerika Serikat, mengamati perilaku 17 simpanse betina dan 5 simpanse jantan yang tinggal berkelompok di Kebun Binatang Chester, Inggris. Gestur simpanse diamati.

"Saya mendefiniskan gestur sebagai gerakan ekspresif dari kaki atau kepala atau postur tubuh yang disengaja," kata Scott seperti dikutip BBC Nature, Senin (4/3/2013).

Pengamatan menunjukkan, perilaku simpanse jantan dan betina secara keseluruhan tidak menunjukkan perbedaan. Namun, perbedaan dalam pola komunikasi ditunjukkan ketika peneliti mengamati interaksi antarindividu.

Menurut pengamatan Scott, simpanse betina cenderung agresif ketika berinteraksi dengan sesama jenisnya. Namun, ketika berinteraksi dengan lawan jenis, simpanse betina akan lebih bersikap lembut.

Hal berbeda dijumpai pada interaksi sesama pejantan. Pejantan cenderung berkawan satu dengan lainnya.

Scott menjelaskan, fenomena ini mungkin mencerminkan tekanan sosial yang dihadapi setiap jenis kelamin. Contoh, bagi pejantan, sangat penting untuk bekerjasama dan mempertahankan status sosial dalam kelompok.

Bagi betina, tekanan sosial untuk saling bekerjasama relatif kurang. Justru, betina 'dipaksa' untuk membangun interaksi positif dengan lawan jenis. Maka, perilaku tersebutlah yang dijumpai dalam observasi.

Scott mengatakan, perilaku simpanse betina bisa jadi merupakan cermin dari perilaku manusia perempuan.

"Bicara dalam sudut pandang manusia, saya dengan pasti bisa melihat paralel dalam hidup saya. Perempuan secara umum lebih agresif dan kompetitif satu sama lain. Dan, laki-laki tidak mengubah perilakunya di luar konteks status sosial," kata Scott.

"Mungkin, sifat ini diturunkan dari simpanse nenek moyang kita, sifat yang adaptif dengan tekanan sosial mereka. Namun, saya akan memberikan hak untuk berargumen soal hal ini bagi para antropolog," tambahnya.

Scott mengakui, hasil risetnya mungkin kontroversial. Pasalnya, selama ini juga diyakini bahwa pejantan lebih agresif. Namun, mungkin saja simpanse betina punya agresifitas dalam bentuk lain.


01.17 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Minggu, 03 Maret 2013 | 01.17

KOMPAS.comKOMPAS.comSyaharani Kangen BatuDeddy Mizwar Belum TerlihatAnas Urbaningrum Amini Doa SBYKBT Jadi Tempat Pacaran, Satpol PP Siagakan 150 PersonelKlip Video Nidji Ditayangkan di Old TraffordNasihat Sinta Nuriyah untuk Anas UrbaningrumKopaja yang Diseruduk KRL Disewa Rombongan PernikahanKampanye Program Bersihkan Pantai Bali di Gold CoastPetambang dan Keluarga Korban BersitegangIni Hasil Final Pilgub Jabar 2013Tim Paten "Walk Out"Diminta SBY Fokus ke Proses Hukum, Apa Kata Anas UrbaningrumSetiap Personel Fourplay Miliki Penggemar SendiriArnold Schwarzenegger Kembali ke Dunia Bina RagaRayakan Ultah, Dua Bocah SD Tewas Tenggelam


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 03 Mar 2013 16:15:00 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16073077/Syaharani.Kangen.Batu Sun , 03 Mar 2013 16:07:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1602532-syaharani-and-the-queenfireworks-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Syaharani tak tampil dalam Java Jazz Festival 2013. Ia pulang kampung ke Batu, Jawa Timur. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16073077/Syaharani.Kangen.Batu">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16073077/Syaharani.Kangen.Batu http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16004672/Deddy.Mizwar.Belum.Terlihat Sun , 03 Mar 2013 16:00:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1556048-20130303eld-pilkada-7-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar berencana untuk memberikan jumpa pers, terkait kemenangan mereka di Pilkada Jawa Barat. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16004672/Deddy.Mizwar.Belum.Terlihat">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16004672/Deddy.Mizwar.Belum.Terlihat http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15545433/Anas.Urbaningrum.Amini.Doa.SBY Sun , 03 Mar 2013 15:54:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/28/1740504-anas-urbaningrum-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Anas Urbaningrum, menilai perkataan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono yang mengaku senang jika Anas tak terbukti adalah doa. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15545433/Anas.Urbaningrum.Amini.Doa.SBY">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15545433/Anas.Urbaningrum.Amini.Doa.SBY http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15544357/KBT.Jadi.Tempat.Pacaran..Satpol.PP.Siagakan.150.Personel Sun , 03 Mar 2013 15:54:43 UTC+0700Sebanyak 150 personel Satpol PP disiagakan untuk melakukan antisipasi maraknya kegiatan muda-mudi yang kerap berpacaran di tempat tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15544357/KBT.Jadi.Tempat.Pacaran..Satpol.PP.Siagakan.150.Personel">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15544357/KBT.Jadi.Tempat.Pacaran..Satpol.PP.Siagakan.150.Personel http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15454211/Klip.Video.Nidji.Ditayangkan.di.Old.Trafford Sun , 03 Mar 2013 15:45:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/26/1726448-nidji-ke-inggris-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Klip video lagu &quot;Liberty Victory&quot;, yang shooting-nya dijalani Nidji di Manchester dengan sejumlah pemain MU, ditayangkan di stadion Old Trafford. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15454211/Klip.Video.Nidji.Ditayangkan.di.Old.Trafford">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15454211/Klip.Video.Nidji.Ditayangkan.di.Old.Trafford http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15383516/Nasihat.Sinta.Nuriyah.untuk.Anas.Urbaningrum Sun , 03 Mar 2013 15:38:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1534563-sutan-bhatoegana-minta-maaf-kepada-keluarga-gus-dur-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sinta Nuriyah Wahid mendatangi kediaman mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Apa pesannya <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15383516/Nasihat.Sinta.Nuriyah.untuk.Anas.Urbaningrum">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15383516/Nasihat.Sinta.Nuriyah.untuk.Anas.Urbaningrum http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15345373/Kopaja.yang.Diseruduk.KRL.Disewa.Rombongan.Pernikahan Sun , 03 Mar 2013 15:34:53 UTC+0700Kopaja P19 yang diseruduk kereta api di lintasan KA Volvo, Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu, tengah disewa untuk rombongan pernikahan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15345373/Kopaja.yang.Diseruduk.KRL.Disewa.Rombongan.Pernikahan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15345373/Kopaja.yang.Diseruduk.KRL.Disewa.Rombongan.Pernikahan http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15344335/Kampanye.Program.Bersihkan.Pantai.Bali.di.Gold.Coast Sun , 03 Mar 2013 15:34:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1529453-kampanye-program-bersihkan-pantai-bali-di-gold-coast-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Coca Cola Indonesia dan Garuda Indonesia berpartisipasi di Australia, Gold Coast Pro 2013, dengan menyelenggarakan program Bali Beach Clean Up. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15344335/Kampanye.Program.Bersihkan.Pantai.Bali.di.Gold.Coast">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15344335/Kampanye.Program.Bersihkan.Pantai.Bali.di.Gold.Coast http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15343320/Petambang.dan.Keluarga.Korban.Bersitegang Sun , 03 Mar 2013 15:34:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1459273-suasana-petambang-tatelu-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keluarga korban yang tertimbun di lubang tambang emas berkedalaman 30 meter di Desa Tatelu , Minahasa Utara bersitegang dengan petambang <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15343320/Petambang.dan.Keluarga.Korban.Bersitegang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15343320/Petambang.dan.Keluarga.Korban.Bersitegang http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15264139/Ini.Hasil.Final.Pilgub.Jabar.2013 Sun , 03 Mar 2013 15:26:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/26/1217161-gubernur-jabar-ahmad-heryawan-pindah-rumah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Komisi Pemilihan Umum KPU Jawa Barat akhirnya mengumumkan hasil final rekapitulasi hitung manual di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Minggu sore <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15264139/Ini.Hasil.Final.Pilgub.Jabar.2013">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15264139/Ini.Hasil.Final.Pilgub.Jabar.2013 http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15262948/Tim.Paten.Walk.Out Sun , 03 Mar 2013 15:26:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/10/1055472-foto-rieke-teten-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tim sukses Rieke-Teten akhirnya &quot;walk out&quot; dari rapat rekapitulasi penghitungan akhir pilgub Jabar di kantor Komisi Pemilihan Umum KPU Jabar. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15262948/Tim.Paten.Walk.Out">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15262948/Tim.Paten.Walk.Out http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15202688/Diminta.SBY.Fokus.ke.Proses.Hukum..Apa.Kata.Anas.Urbaningrum Sun , 03 Mar 2013 15:20:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1517284-anas-urbaningrum-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menurut Anas, ia akan tetap fokus pada proses hukum, seperti yang dilontarkan SBY <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15202688/Diminta.SBY.Fokus.ke.Proses.Hukum..Apa.Kata.Anas.Urbaningrum">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15202688/Diminta.SBY.Fokus.ke.Proses.Hukum..Apa.Kata.Anas.Urbaningrum http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15133560/Setiap.Personel.Fourplay.Miliki.Penggemar.Sendiri Sun , 03 Mar 2013 15:13:35 UTC+0700Setiap personel kuartet jazz legendaris Fourplay memiliki penggemar sendiri-sendiri. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15133560/Setiap.Personel.Fourplay.Miliki.Penggemar.Sendiri">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15133560/Setiap.Personel.Fourplay.Miliki.Penggemar.Sendiri http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15122254/Arnold.Schwarzenegger.Kembali.ke.Dunia.Bina.Raga Sun , 03 Mar 2013 15:12:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/05/18/2249546t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bintang film dan mantan Gubernur Kalifornia, Arnold Schwarzenegger memutuskan kembali menekuni dunia yang pertnah membesarkannya, bina raga. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15122254/Arnold.Schwarzenegger.Kembali.ke.Dunia.Bina.Raga">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15122254/Arnold.Schwarzenegger.Kembali.ke.Dunia.Bina.Raga http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/14581569/Rayakan.Ultah..Dua.Bocah.SD.Tewas.Tenggelam Sun , 03 Mar 2013 14:58:15 UTC+0700Pesta ulang tahun yang dirayakan oleh sekumpulan anak-anak kelas IV sebuah Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Kediri berakhir memilukan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/14581569/Rayakan.Ultah..Dua.Bocah.SD.Tewas.Tenggelam">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/14581569/Rayakan.Ultah..Dua.Bocah.SD.Tewas.Tenggelam

KOMPAS.comKOMPAS.comSyaharani Kangen BatuDeddy Mizwar Belum TerlihatAnas Urbaningrum Amini Doa SBYKBT Jadi Tempat Pacaran, Satpol PP Siagakan 150 PersonelKlip Video Nidji Ditayangkan di Old TraffordNasihat Sinta Nuriyah untuk Anas UrbaningrumKopaja yang Diseruduk KRL Disewa Rombongan PernikahanKampanye Program Bersihkan Pantai Bali di Gold CoastPetambang dan Keluarga Korban BersitegangIni Hasil Final Pilgub Jabar 2013Tim Paten "Walk Out"Diminta SBY Fokus ke Proses Hukum, Apa Kata Anas UrbaningrumSetiap Personel Fourplay Miliki Penggemar SendiriArnold Schwarzenegger Kembali ke Dunia Bina RagaRayakan Ultah, Dua Bocah SD Tewas Tenggelam


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sun , 03 Mar 2013 16:15:00 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16073077/Syaharani.Kangen.Batu Sun , 03 Mar 2013 16:07:30 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1602532-syaharani-and-the-queenfireworks-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Syaharani tak tampil dalam Java Jazz Festival 2013. Ia pulang kampung ke Batu, Jawa Timur. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16073077/Syaharani.Kangen.Batu">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16073077/Syaharani.Kangen.Batu http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16004672/Deddy.Mizwar.Belum.Terlihat Sun , 03 Mar 2013 16:00:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1556048-20130303eld-pilkada-7-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar berencana untuk memberikan jumpa pers, terkait kemenangan mereka di Pilkada Jawa Barat. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16004672/Deddy.Mizwar.Belum.Terlihat">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/16004672/Deddy.Mizwar.Belum.Terlihat http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15545433/Anas.Urbaningrum.Amini.Doa.SBY Sun , 03 Mar 2013 15:54:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/28/1740504-anas-urbaningrum-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Anas Urbaningrum, menilai perkataan Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono yang mengaku senang jika Anas tak terbukti adalah doa. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15545433/Anas.Urbaningrum.Amini.Doa.SBY">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15545433/Anas.Urbaningrum.Amini.Doa.SBY http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15544357/KBT.Jadi.Tempat.Pacaran..Satpol.PP.Siagakan.150.Personel Sun , 03 Mar 2013 15:54:43 UTC+0700Sebanyak 150 personel Satpol PP disiagakan untuk melakukan antisipasi maraknya kegiatan muda-mudi yang kerap berpacaran di tempat tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15544357/KBT.Jadi.Tempat.Pacaran..Satpol.PP.Siagakan.150.Personel">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15544357/KBT.Jadi.Tempat.Pacaran..Satpol.PP.Siagakan.150.Personel http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15454211/Klip.Video.Nidji.Ditayangkan.di.Old.Trafford Sun , 03 Mar 2013 15:45:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/26/1726448-nidji-ke-inggris-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Klip video lagu &quot;Liberty Victory&quot;, yang shooting-nya dijalani Nidji di Manchester dengan sejumlah pemain MU, ditayangkan di stadion Old Trafford. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15454211/Klip.Video.Nidji.Ditayangkan.di.Old.Trafford">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15454211/Klip.Video.Nidji.Ditayangkan.di.Old.Trafford http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15383516/Nasihat.Sinta.Nuriyah.untuk.Anas.Urbaningrum Sun , 03 Mar 2013 15:38:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1534563-sutan-bhatoegana-minta-maaf-kepada-keluarga-gus-dur-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sinta Nuriyah Wahid mendatangi kediaman mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Apa pesannya <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15383516/Nasihat.Sinta.Nuriyah.untuk.Anas.Urbaningrum">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15383516/Nasihat.Sinta.Nuriyah.untuk.Anas.Urbaningrum http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15345373/Kopaja.yang.Diseruduk.KRL.Disewa.Rombongan.Pernikahan Sun , 03 Mar 2013 15:34:53 UTC+0700Kopaja P19 yang diseruduk kereta api di lintasan KA Volvo, Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu, tengah disewa untuk rombongan pernikahan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15345373/Kopaja.yang.Diseruduk.KRL.Disewa.Rombongan.Pernikahan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15345373/Kopaja.yang.Diseruduk.KRL.Disewa.Rombongan.Pernikahan http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15344335/Kampanye.Program.Bersihkan.Pantai.Bali.di.Gold.Coast Sun , 03 Mar 2013 15:34:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1529453-kampanye-program-bersihkan-pantai-bali-di-gold-coast-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Coca Cola Indonesia dan Garuda Indonesia berpartisipasi di Australia, Gold Coast Pro 2013, dengan menyelenggarakan program Bali Beach Clean Up. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15344335/Kampanye.Program.Bersihkan.Pantai.Bali.di.Gold.Coast">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15344335/Kampanye.Program.Bersihkan.Pantai.Bali.di.Gold.Coast http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15343320/Petambang.dan.Keluarga.Korban.Bersitegang Sun , 03 Mar 2013 15:34:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1459273-suasana-petambang-tatelu-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keluarga korban yang tertimbun di lubang tambang emas berkedalaman 30 meter di Desa Tatelu , Minahasa Utara bersitegang dengan petambang <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15343320/Petambang.dan.Keluarga.Korban.Bersitegang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15343320/Petambang.dan.Keluarga.Korban.Bersitegang http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15264139/Ini.Hasil.Final.Pilgub.Jabar.2013 Sun , 03 Mar 2013 15:26:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/26/1217161-gubernur-jabar-ahmad-heryawan-pindah-rumah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Komisi Pemilihan Umum KPU Jawa Barat akhirnya mengumumkan hasil final rekapitulasi hitung manual di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Minggu sore <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15264139/Ini.Hasil.Final.Pilgub.Jabar.2013">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15264139/Ini.Hasil.Final.Pilgub.Jabar.2013 http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15262948/Tim.Paten.Walk.Out Sun , 03 Mar 2013 15:26:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/10/1055472-foto-rieke-teten-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tim sukses Rieke-Teten akhirnya &quot;walk out&quot; dari rapat rekapitulasi penghitungan akhir pilgub Jabar di kantor Komisi Pemilihan Umum KPU Jabar. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15262948/Tim.Paten.Walk.Out">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15262948/Tim.Paten.Walk.Out http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15202688/Diminta.SBY.Fokus.ke.Proses.Hukum..Apa.Kata.Anas.Urbaningrum Sun , 03 Mar 2013 15:20:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/03/1517284-anas-urbaningrum-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menurut Anas, ia akan tetap fokus pada proses hukum, seperti yang dilontarkan SBY <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15202688/Diminta.SBY.Fokus.ke.Proses.Hukum..Apa.Kata.Anas.Urbaningrum">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15202688/Diminta.SBY.Fokus.ke.Proses.Hukum..Apa.Kata.Anas.Urbaningrum http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15133560/Setiap.Personel.Fourplay.Miliki.Penggemar.Sendiri Sun , 03 Mar 2013 15:13:35 UTC+0700Setiap personel kuartet jazz legendaris Fourplay memiliki penggemar sendiri-sendiri. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15133560/Setiap.Personel.Fourplay.Miliki.Penggemar.Sendiri">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15133560/Setiap.Personel.Fourplay.Miliki.Penggemar.Sendiri http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15122254/Arnold.Schwarzenegger.Kembali.ke.Dunia.Bina.Raga Sun , 03 Mar 2013 15:12:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/05/18/2249546t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bintang film dan mantan Gubernur Kalifornia, Arnold Schwarzenegger memutuskan kembali menekuni dunia yang pertnah membesarkannya, bina raga. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15122254/Arnold.Schwarzenegger.Kembali.ke.Dunia.Bina.Raga">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/03/03/15122254/Arnold.Schwarzenegger.Kembali.ke.Dunia.Bina.Raga http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/14581569/Rayakan.Ultah..Dua.Bocah.SD.Tewas.Tenggelam Sun , 03 Mar 2013 14:58:15 UTC+0700Pesta ulang tahun yang dirayakan oleh sekumpulan anak-anak kelas IV sebuah Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Kediri berakhir memilukan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/14581569/Rayakan.Ultah..Dua.Bocah.SD.Tewas.Tenggelam">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/03/03/14581569/Rayakan.Ultah..Dua.Bocah.SD.Tewas.Tenggelam


01.17 | 0 komentar | Read More

Segarnya Dawet Magelangan....

Written By bopuluh on Sabtu, 02 Maret 2013 | 01.17

Segarnya Dawet Magelangan....

MAGELANG, KOMPAS.com - Di tengah gempuran aneka jajanan modern saat ini, Dawet Magelangan masih tetap diminati masyarakat. Rasanya yang masih asli hasil racikan tradional membuat dawet ini tidak pernah ditinggalkan penggemarnya.

Semangkuk dawet yang konon sudah ada sejak 40-an tahun silam itu hanya dapat ditemukan di salah satu sudut Pasar Ngasem Kampung Djuritan Kota Magelang Jawa Tengah. Letaknya memang berada di gang sempit dengan lapak meja dan bangku sederhana, namun tidak pernah sepi dari pembeli.

Adalah Sukarti (55), penjual dawet legendaris itu yang selalu tersenyum ramah dan cekatan melayani pembeli. Perempuan paruh baya itu mengaku mewarisi resep Dawet Magelangan dari mendiang orangtuanya. Sampai sekarang, dia setia mempertahankan resep asli itu.

"Resepnya dari orangtua saya dulu. Yang penting adalah doa dan usaha. Kami selalu berdoa kepata Tuhan minta kekuatan, karena Tuhanlah yang menentukan nasib kita ke depan," katanya saat ditanya apa yang menjadi rahasia keawetan Dawet Magelangan, Sabtu (2/3/2013).

Sukarti mengisahkan, sebelum di Pasar Ngasem, dahulu orang tuanya menjajakan dawet di pinggir jalan sekitar Pasar Rejowinangun. Namun, karena suatu hal mereka pun pindah ke Pasar Ngasem sampai sekarang.

"Meskipun di sini tempatnya nylempit, tapi Alhamdulillah setiap hari pelanggan tetap banyak yang datang," ujarnya.

Sekilas, Dawet Magelangan tidak jauh berbeda dengan dawet pada umumnya. Seporsi dawet terdiri dari bermacam-macam bahan antara lain pleret, roti, cendol atau dawet, tape ketan, cincau hijau, gula jawa, dan santan segar. Semua dicampur menjadi satu mangkok ukuran sedang seharga Rp 2.000 per porsi.

"Sehari bisa habis sekitar 1 kilogram tepung dan 1 kilogram cincau hijau," imbuh ibu tiga anak ini.

Pembeli baru akan merasakan perbedaan antara dawet ini dengan dawet lainnya ketika sudah mencicipinya. Rasanya manis alami dari gula jawa menambah cita rasa cincau kenyal yang asli terbuat dari daun cincau hijau serta dawet yang lembut tanpa bahan kimia apapun. Inilah yang membuat pelanggan selalu ingin kembali lagi.

Dari hasil berjualan dawet itu, Sukarti mampu menghidupi ketiga anaknya. Apalagi sejak suaminya meninggal beberapa tahun silam, ia hanya bisa berjualan dawet. Setiap hari ia berjualan dibantu oleh anak ketiganya, Santoso (28).

Legendaris

Bagus Priyana, salah satu pelanggannya mengatakan rasa Dawet Magelangan khas dan berbeda. Menurut dia, dawet itu  mempertahankan keaslian bahan membuat jajanan tersebut tetap digemari.

"Tidak berlebihan kalau dawet ini tetap banyak penggemar meskipun makanan atau jajanan sekarang banyak sekali variasinya. Menurut saya sampai saat ini belum ada yang mampu menyamai kelezatannya," tuturnya.

Hal senada disampaikan Ahmet, warga Jakarta yang baru pertama kali mencicipi dawet itu. Ahmet mengaku tahu Dawet Magelangan dari kawannya yang tinggal di Kota Magelang.

"Kebetulan saya sedang ada acara di Magelang, kemudian diceritakan kawan, kalau ada minuman dawet yang enak banget dan legendaris. Langsung saja saya sempatkan datang ke sini dan ternyata kawan saya tidak bohong. Enak, seger dan alami," ujarnya.


01.17 | 0 komentar | Read More

Ditegur, Pria Tak Dikenal Tusuk Satpam Hotel

Ditegur, Pria Tak Dikenal Tusuk Satpam Hotel

Penulis : Zico Nurrashid Priharseno | Sabtu, 2 Maret 2013 | 15:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sulis Maryono (29), warga Depok, Jawa Barat terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Husada, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pasalnya pria lajang ini menjadi korban pengeroyakan oleh lima orang tak dikenal. Akibat kejadian ini, Sulis mengalami luka tusuk pada bagian bahu kirinya.

Berdasarkan keterangan seorang saksi mata bernama Sukma Jaya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (2/3/2013) dini hari. Dikatakannya, Sulis Maryono yang bekerja sebagai petugas keamanan di pintu masuk Hotel Orchard, Jalan Industri Raya, Gunung Sahari Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat ini dikeroyok oleh lima orang pria.

"Kejadian bermula karena korban pada saat itu menegur pengendara sepeda motor yang menutupi jalan pintu masuk hotel," ujarnya disekitar lokasi, Sabtu (2/3/2013).

Sukma mengatakan, pelaku yang hingga kini masih belum diketahui identitasnya itu tidak terima ketika korban menegurnya, sehingga terjadi percekcokan antara korban dan pelaku. Setelah cekcok, pelaku lalu pergi bersama teman wanitanya dengan menggunakan sebuah motor.

Namun, sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku bersama lima orang temannya datang lagi dengan menggunakan dua sepeda motor. Pelaku dan teman-temannya langsung masuk dan mengeroyok korban, sampai akhirnya korban terkena tusukan benda tajam di bagian bahu sebelah kiri dan juga luka di sekitar wajah karena terkena pukulan dari kelima orang pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Metro Sawah Besar, Ajun Komisaris Ari Susanto yang ditemui di Mapolsek Metro Sawah Besar membenarkan kejadian tersebut. "Saat ini kami tengah melakukan penyidikan. Pelaku belum ditemukan, masih kami kejar," ujarnya, Sabtu (2/3/2013).

Editor :

Hertanto Soebijoto


01.17 | 0 komentar | Read More

Lawan Persija, Persib Diminta Kerja Keras

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung diminta bekerja keras demi meraih kemenangan dalam derbi klasik melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (2/3/2013).

"Tidak ada satu tim pun yang bisa kita kalahkan tanpa kerja keras. Kami tetap melihat Persija sebagai tim yang solid," jelas pelatih Djadjang Nurdjaman seperti dilansir dari simaung.com.

Janur--sapaan akrab Djadjang-- menilai Macan Kemayoran sebagai lawan yang tetap harus diperhitungkan. Berisikan pemain-pemain muda, Persija mulai bangkit ketika saat sukses membungkam tuan rumah Persita Tangeran 1-0 di Stadion Jatidiri, Semarang, pada beberapa waktu lalu.

Musim ini, Persija banyak ditinggalkan pemain bintangnya, termasuk salah satu ikonnya Bambang Pamungkas. Selain Bepe, pemain yang hijrah dari Persija di antaranya adalah Ramdani Lestaluhu, Andritany, Hasyim Kipuw dan Leo Saputra.

"Motivasi mereka pasti bagus setelah menang di laga away," tutur Janur.

"Pemain muda mereka juga salah satu yang diantisipasi. Banyak pemain muda potensial, seperti Anindito. Tetap, pertandingan ini harus dihadapi dengan serius," sambungnya.

Dengan persiapan yang sudah dijalani Persib ditambah dengan modal kinerja pasukannya pada laga terakhir, Janur tetap optimistis bisa memenangi pertandingan nanti.

Catatan rekor pertemuan kedua kesebelasan yang tidak memihak Maung Bandung pun dikesampingkannya. Sejak musim 2007, Persib hanya memenangi dua pertandingan, tiga kalah dan tiga seri.

"Tentunya saya selalu tekankan harus selalu menang di laga kandang," tegasnya.


01.17 | 0 komentar | Read More

Eh, Lamborghini Juga Punya Traktor!

Written By bopuluh on Jumat, 01 Maret 2013 | 01.17

Bolognese, KompasOtomotif – Hanya segelintir orang yang tahu, kalau Lamborghini tak cuma mentereng karena supercar-nya. Merek Italia ini juga punya divisi traktor, disebut  Lamborghini Trattori (LT). Baru-baru ini LT unjuk gigi dengan merilis model baru, dinamai Nitro untuk menjawab kebutuhan petani modern.

 Nitro mengusung sejumlah teknologi canggih, dengan mesin diesel empat silinder Deutz Tier 4i yang disambungkan dengan transmisi otomatik tiga percepatan, yang mereka sebut dengan powershift 3-speed. Tenaga cukup besar khas traktor diimbangi dengan peranti rem mumpuni, cakram independen dengan sistem servo-assisted braking. Solusi beratnya menggerakkan setir yang kerap dikeluhkan para petani ditutup dengan sistem setir baru, disebut Steering Double Displacement yang ringan.

Soal model, diklaim jauh lebih mutahkhir dibandingkan traktor lain, karena melibatkan Giorgetto Giugiaro yang pernah membuat konsep Lamborghini Cala pada 1995. Lampu belakang menggunakan LED ganda, dan moncongnya dibuat lebih rendah untuk menambah fisibilitas.

LT adalah cikal-bakal Lamborghini masa kini. Setelah sukses memproduksi traktor sejak 1950-an dan menjadi besar pada 1971, Lamborghini memutuskan untuk fokus mengembangkan supercar. Tentu, sejarah tak dilupakan dan divisi traktor tetap berjalan hingga kini.


01.17 | 0 komentar | Read More

Pengamat: Harga BBM Bersubsidi Harus Dinaikkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Global Market HSBC Indonesia Ali Setiawan menyarankan, harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar dinaikkan. Hal itu untuk mengantisipasi defisit neraca perdagangan yang terus membesar.

"Harga BBM naik itu kecil kemungkinan sepertinya. Sehingga defisit neraca perdagangan akan terus naik. Memang tidak ada solusi lain untuk menekan defisit neraca perdagangan kecuali menaikkan harga BBM," kata Ali di Jakarta, Jumat (1/3/2013).

Menurut Ali, sebenarnya pemerintah harus berani menaikkan harga BBM sejak tahun lalu. Hal itu sudah dibuktikan dengan kenaikan defisit neraca perdagangan yang memang banyak dikontribusikan dari impor migas.

Di era pemerintahan Presiden SBY-Kalla, sebenarnya kenaikan harga BBM bersubsidi juga sudah pernah dilakukan. Dan menariknya, tidak ada protes, demo dan inflasi yang tinggi.

"Padahal meski hanya naik Rp 500-Rp 1.000 per liter saja, sudah banyak menolong anggaran kita dan defisit bisa dikurangi," tambahnya.

Seperti diberitakan, Neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2013 masih terjadi defisit sebesar 171 juta dollar AS. Impor Indonesia masih lebih tinggi dibanding ekspornya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, defisit tersebut dikontribusikan oleh defisit migas sebesar 1,425 miliar dollar AS, minyak mentah 554,7 juta dollar AS, dan hasil minyak 2,182 miliar dollar AS. "Namun, gas sudah mengalami surplus 1,31 miliar dollar AS dan non-migas juga surplus 1,254 miliar dollar AS," kata Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat (1/3/2013).

Menurut Suryamin, neraca perdagangan ini, khususnya di negara ASEAN, masih mengalami surplus, kecuali perdagangan ke Thailand yang defisit 319,4 juta dollar AS. Untuk negara kawasan Uni Eropa, semuanya juga surplus, kecuali perdagangan ke Jerman yang masih defisit 239,1 juta dollar AS.

Sementara itu, perdagangan Indonesia dengan negara lainnya yang mengalami defisit adalah China (899,5 juta dollar AS), Jepang (20,6 juta dollar AS), dan Australia (166,5 juta dollar AS). "Pemerintah sedang mengusahakan untuk menggenjot perdagangan ke negara-negara potensial lainnya sehingga diharapkan bisa menyebabkan surplus di perdagangan kita," tambahnya.

Editor :

Erlangga Djumena


01.17 | 0 komentar | Read More

Bahan Bakar Las Habis, Maling Gagal Mencuri Emas

Bahan Bakar Las Habis, Maling Gagal Mencuri Emas

Penulis : Kontributor Magelang, Ika Fitriana | Jumat, 1 Maret 2013 | 16:06 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com -- Brangkas berisi kiloan emas milik toko emas Macan, di Jalan Mataram Kota Magelang Jawa Tengah nyaris digondol maling, Jumat dini hari (1/3/2013). Namun, pelaku gagal membuka brangkas yang terbuat dari baja itu, karena mesin las yang digunakan untuk membobol diduga kehabisan bahan bakar.

Kapolsek Magelang Selatan Kompol Sri Wigiyanti menerangkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga kuat pelaku yang diperkirakan dua orang ini adalah penyewa kios di sebelahnya. Sebab, bulan lalu ada seorang pria yang identitasnya tidak jelas, mengontrak persis disamping toko emas yang berada di Kampung Karanglor, Rejowinangun Selatan itu.

"Pria tersebut sudah membayar DP (uang muka) Rp 1 juta kepada pemilik rumah yang dulu namanya toko emas Guci. Tidak tahunya, malah digunakan untuk membobol toko emas yang persis disampingnya hanya bersekat tembok," terang Sri Wigiyanti.

Polisi menduga, aksi pencurian itu sudah direncanakan pelaku. Pelaku juga diperkirakan sudah paham seluk beluk toko emas itu. Melihat kondisi toko sepi dari penjagaan, pelaku pun tak berpikir panjang langsung membobol tembok permanen setebal 10 centimeter itu.

"Pelaku diduga juga sudah mempersiapkan membawa peralatan seperti las. Hal ini terlihat dari kondisi brangkas yang sebagian sudah rusak bekas mesin las," katanya.

Namun, aksi pelaku akhirnya gagal. Karena ditengarai bahan bakar mesin las yang dibawanya habis, sementara bagian brangkas yang terkoyak baru separuhnya.

Melihat kondisi sekeliling yang mulai ramai para pedagang di pasar, pelaku langsung kabur, sambil mengunci rapat-rapat rumah yang baru saja disewa pelaku. Aksi pencurian itu baru diketahui pemiliknya ketika toko hendak dibuka pukul 09.00 WIB. Pemilik yang merasa curiga brangkas berisi emas itu rusak, langsung melapor ke Polsek Magelang Selatan.

Jajaran petugas dari Polsek Magelang Selatan dan Polres Magelang Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Termasuk di antaranya memanggil para saksi dan mengambil sidik jari di beberapa titik.

Meski pelaku tidak mampu membawa emas satu gram pun, namun pemilik toko diperkirakan tetap menderita kerugian hingga Rp 20 juta akibat sejumlah kerusakan seperti brangkas, tembok permanen dan sebagainya. "Untuk sementara ini kami akan terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku," tandas Wigiyanti.


01.17 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger