Kepada keluarga, pihak SPN Tjilik Riwut mengabarkan Agus mengalami kritis dan sudah dibawa ke rumah sakit pada Sabtu (29/06/2013) malam.
Sebelumnya, pada Sabtu (29/06/2013) melalui komunikasi telepon, Agus mengeluhkan sakit di bagian perut dan ulu hati kepada ayahnya, Mudin. Di hari yang sama, Mudin juga menerima telepon dari pihak SPN yang mengabarkan anaknya itu sudah berada di Rumah Sakit dan dalam keadaan kritis.
"Kalau ngomongin masalah riwayat penyakit itu enggak ada, wong kami juga dapat informasi spontan gitu kok, kami dikabarin dua hari, dalam posisi sudah kritis," jelas Mudin.
Saat sejumlah wartawan hendak mengklarifikasi penyebab meninggalnya Agus, Kepala SPN Tjilik Riwut AKBP Juhana Zulfan yang turut mengantar jenazah almarhum Agus ke TPU muslim Pal 12 memilih diam, dan bergegas meninggalkan lokasi.
Sementara itu, Wakil ketua DPRD Kalteng Arief Budiatmo yang turut melayat, mendesak Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah melakukan penyidikan internal.
"Kalau kematian dalam pendidikan itu kita harus teliti, waktu tes kesehatan (penerimaan anggota polisi) itu sudah ada, waktu dia pendidikan meninggal itu kenapa?" ucap Arief.
Agus dikenal sebagai atlet Karate Kalimantan Tengah dan aktif di berbagai kegiatan, antara lain pramuka dan paskibra.
Editor : Farid Assifa
Anda sedang membaca artikel tentang
Satu Siswa Sekolah Polisi Meninggal Saat Pendidikan
Dengan url
http://productivitymalevirility.blogspot.com/2013/07/satu-siswa-sekolah-polisi-meninggal.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Satu Siswa Sekolah Polisi Meninggal Saat Pendidikan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Satu Siswa Sekolah Polisi Meninggal Saat Pendidikan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar